Langsung ke konten utama

Mengelompokkan Berbagai Jenis Minuman

Tugas Bahasa Indonesia SMK kelas X kurikulum 2013


Mengelompokkan Berbagai Jenis Minuman

Minuman dapat dikelompokkan berdasarkan persamaan maupun perbedaannya. Dengan Pengelompokan, benda-benda itu lebih mudah dipelajari.
Minuman yang diperjualbelikan dapat dikemas dalam berbagai wadah, seperti
plastik-kertas, botol/bukan botol maupun gelas.
Ø  Contoh minuman berkemasan plastik : aqua gelas, es degan, es tebu
Ø  Contoh minuman berkemasan kertas : teh kotak, real good, sari kacang ijo
Ø  Contoh minuman berkemasan botol : frestea, pulpy orange, yakult, big cola.
Ø  Contoh minuman berkemasan gelas : minuman yang dijual di warung-warung (kopi, jamu, teh, jeruk, dll)
Minuman juga dapat dikelompokkan menurut kandungan soda pada produk minuman tersebut. Minuman bersoda adalah minuman yang mengandung karbon dioksida.
Ø  Contoh minuman bersoda : big cola, coca cola, sprite, fanta
Ø  Contoh minuman tidak bersoda : teh pucuk harum, mizone, aqua, frestea
Selanjutnya, minuman dapat dibagi menurut sajiannya, yaitu dingin, hangat, dan tidak dingin. Minuman yang disajikan dingin biasanya diberi es batu.
Ø  Contoh minuman hangat : kopi good day, kapal api, jahe wangi
Ø  Contoh minuman dingin : es teh, es jeruk, coca cola, mizone, yakult
Ø  Contoh minuman tidak dingin : kiranti, penyegar kaki tiga
Pengelompokan minuman yang terakhir adalah menurut khasiat minuman tersebut terhadap yang meminumnya. Apakah berkhasiat sebagai obat atau tidak. Contoh khasiat dalam minuman adalah berkhasiat mengobati masuk angin, diare, batuk, pilek, demam, dll.
Ø  Contoh minuman berkhasiat : antangin, tolak angin, siladex, komix, antimo

Ø  Contoh minuman tidak berkhasiat : aqua, sprite, teh kotak

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Jaringan Internet

Global/Dunia dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.

Sejarah Jaringan Komputer

Konsep    jaringan  komput e r   lahir  pada  tahun  1940-an  di Amerika  dari  sebuah  proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang  dipimpin  profesor  H.  Aiken.  Pada  mulanya  proyek  tersebut  hanyalah  ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa  proses  tanpa  banyak membuang waktu  kosong  dibuatlah  proses  beruntun  (Batch Processing),  sehingga  beberapa  program  bisa  dijalankan  dalam  sebuah  komputer  dengan dengan kaidah antrian.